Langsung ke konten utama

Altercate (Malang, 18/ 23 Apr 2002)

1)
Seperti kupu-kupu kuning di masa kecilku yang indah dan asyik
dan seringkali sendu
Lalu mengapa masih berlanjut dan tertawa lagi?

Tuhan telah menciptakan aku sedemikian rupa

Apa yang terbayang di benak-Nya ketika Ia memahat dagingku
dan menyerabutkan darahku 
di sepanjang pembuluh yang menganak sungai seolah tubuhku membenua?
Kembali lagi pada persoalan dahulu kala
Kembali lagi pada pertanyaan-pertanyaan serupa

2)
Mulai membaca

Kubiarkan lumpur-lumpur menyelimuti rerumputannya
Kita semakin tenggelam pada hal-hal yang tak akan jadi kenyataan
Aku tak selamanya seperti ini
Tak tanpa akhir bermulut tahi kucing berkepala busuk

Postingan populer dari blog ini

/Legit Locus (Malang, 05 Sept 2022)

What a legit locus Sweet man Kontur yang seperti bolu Husky smile Bungee hair: berayun di balik daun-daun yang membatik Seperti facade dalam lukisan barok; interface nan bullet time The way he tucks  a few strands of it behind his ear: My logic breaks into pieces The way he strokes it down: draped that mane-looks-alike over his shoulder and chest - femalish My wit breaks into flakes Memiliki kaki-kaki penari tribal Jawa yang putih Telapak quaint  Satu brittle creature Mematerialize Arjuna - feminine Love at the first sight? Tidak. Anehnya tidak This one, constructed love cubic by cubic nicotine by nicotine song by song lyric by lyric poem by poem @murdhasiwi

Bakar (Malang, 2005)

Membakar Langit seperti terbakar Cakrawala membujur dan melintang Kepalaku sakit sekali Penuh dengan ingatan-ingatan Rumput yang ranggas Menyelusup hati Ingin kurobek wajah-wajah Seperti iklan obat pusing Semua berputar Semua bertabrakan Semua saling tumbuk Aku nggak ngerti Benar-benar nggak ngerti