Langsung ke konten utama

Tentang The Historian (Malang, lupa tahun)

Ini buku bagus.

Novel ini ditulis oleh Elizabeth Kostova, seorang wanita dosen sejarah di Oxford University. Bercerita tentang Vlad Dracula dalam bingkai yang baru dan segar, jauh dari perspektfi-perspektif mainstream selama ini.

Selama ini ada dua versi yang berseberangan yang mengiringi cerita-cerita menyangkut sosok pangeran dari negeri Transyllvania ini. Versi pertama adalah versi dongeng rakyat yang dibesut lagi oleh Bram Stoker yang sarat akan nuansa supranatural di mana digambarkan bahwa pangeran Vlad adalah seorang vampir penghisap darah yang takut dengan pemakuan pasak di jantung, bawang putih, dan salib. Versi kedua adalah versi fakta sejarah di mana Vlad adalah seorang tiran dengan kekejaman di luar nalar yang sudah menghabisi ribuan tentara Turki dengan cara-cara yang tak terbayangkan. Kalangan Islam berpendapat bahwa dongeng Vlad yang seorang vampir hanyalah usaha dari golongan non Islam untuk mengaburkan rekam jejak tentang keberadaan Pangeran Vlad Dracula dan kekejamannya dari ingatan dunia sehingga Vlad Dracula akan dikenal hanya sebagai tokoh fiksi.

Nah. Buku ini fiksi tetapi muatannya non fiksi. Humanis dan real. Bahwa memang benar Vlad Dracula adalah seorang tiran yang sudah membantai orang-orang Turki dan seorang sadistis tingkat wahid, bahkan terhadap rakyatnya sendiri. Sadismenya adalah sadisme yang art, kalau boleh kubilang ya. Mungkin setara dengan apa yang dilakukan tentara Jepang terhadap orang-orang China di Nanking era PD II. Tapi... adalah juga benar dia seorang vampir karena dijelaskan dalam buku ini Vlad seorang satanic (dan kalau kita membaca sumber-sumber lain, memang keluarga besar Vlad secara turun temurun kental dengan riwayat sakit jiwa, seks menyimpang, incest, sihir dan penyembahan terhadap setan. Salah satu sepupu jauh Vlad adalah Elizabeth Bathori). Fakta unik di sini adalah bahwa vampir tidak hanya takut dengan pasak, bawang putih dan salib saja, tapi juga tasbih 😀. Fakta unik lain adalah, diyakini bahwa Vlad masih hidup sampai sekarang (buku ini diterbitkan tahun 2000-an akhir. Narator -yang tak pernah dijelaskan siapa dia, tetapi tebakanku dia mewakili banyak suara Kostova sendiri- melihat banyaknya kejadian di dunia hari ini... -asumsiku perang-perang itu- ada hubungannya dengan Vlad).

Oke. Kita masuk pada sinopsisnya.

Novel ini menceritakan pengalaman si "Aku" di tahun '70-an saat masih remaja dalam usaha mencari ibunya yang selama ini diyakini sudah meninggal yang ternyata masih hidup.
Ternyata makin ke sini ceritanya makin tidak sesederhana itu. Bukan hanya sekadar kisah seorang anak mencari ibunya. Belakangan diketahui bahwa si ibu adalah salah satu keturunan Vlad Dracula. Dan cerita pun pasang surut antara kejadian-kejadian di tahun '70-an dan '30-an. Di tahun '30-an itu si ibu juga sedang mencari ayahnya (kakek si Aku).



Sisi asyik dari buku ini yang pertama mungkin nuansa "The Omen 1976"-nya yang begitu terasa saat kita membaca kejadian-kejadian ganjil di tahun'70-annya. Asyik yang nomor duanya adalah kita akan diajak menjelajah negeri-negeri dan desa-desa lama di perbatasan Eropa-Asia yang suram dan mistis.

Sampai di sini saja ulasanku. Takut banyak spoiler hahaha.



Selamat membaca ya.***

Postingan populer dari blog ini

Kembali (Malang, Feb 2020)

Tak usah kalian pulang ----- Konsekuenlah dengan keputusan kita apapun akibatnya. Kalian pergi tak ada yang memaksa ----- Mencari surga katamu ----- Dan apa yang didapat ya jantanlah Mungkin kalian bisa mengukir sejarah baru di tanah baru ----- diaspora Indonesia di Syam ----- Hidup baru Membangun koloni di sana Kelak akan ada anak-cucu yang  mengunjungi Indonesia, mengenang tanah nenek moyangnya. Seperti orang-orang keturunan Jawa: di Malaysia, Suriname, Perancis atau Madagaskar Romantis bukan?

Jira (Malang, 19 Juli 2005)

Bolehkah aku menikahi bayangan? Tangan-tangan Desember  melambai seperti setan Langit menjatuhkan api, tahi dan tombak-tombak Perutku makin berdarah Masihkah terus bernyanyi? Jutaan dentang piano mengurung aku Gerobak berisi tulang lewat begitu saja bersama seringaian roda-roda Seperti berkebun di pekuburan Menanam jasad da buku neraka Menenggelamkan jari-jari dalam asap-asap